Diduga Manipulasi Data Bansos Di Desa Curug Sulanjana Di Akomodir Oknum RT, Kades Dan Petugas BLT Kesra Diduga Terlibat
Serang - Kepala Desa Curug Sulanjana dan petugas Program BLT Kesra Desa Curug Sulanjana diduga melakukan manipulasi data penerima bantuan sosial. Tudingan ini muncul akibat tidak dilibatkannya seluruh Rukun Tetangga (RT) dalam proses pendataan warga penerima BLT Kesra.
Menurut Heri, salah seorang RT setempat, Kades dan petugas Bansos hanya melibatkan satu RT saja dalam pendataan. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik nepotisme dan manipulasi data penerima yang sebenarnya.
"Sangat Miris, diduga ada unsur nepotisme dan permainan data karena RT 02, RT 03, RT 05, dan RT 06 tidak dilibatkan dalam monitoring serta pendistribusian bantuan BLT Kesra Padahal, program pemerintah pusat ini seharusnya didampingi oleh RT setempat," pungkas Heri kepada media di kediamannya, Selasa (25/11/2025).
Heri berharap adanya transparansi dari pengurus dan petugas desa agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran dan tidak ada oknum yang melakukan manipulasi data dengan bermain barcode.
Para tokoh masyarakat berharap persoalan ini segera ditindak lanjuti dengan seluruh instrumen dari masyarakat, lembaga antikorupsi, aktivis, dan media untuk mengawal serta menginvestigasi data tersebut melalui mekanisme yang berlaku.
"Itu mah RT yang dititipkan barcode tidak disampaikan ke RT yang lainnya, dibagiin sendiri," ujar Sekdis Curug Sulanjana saat dikonfirmasi. Dari penyampaian tersebut, terindikasi adanya masalah dalam sistem monitoring dan pendataan maka dengan itu oknum RT tersebut segera dilakukan tindakan tegas karna sudah Menyalahi perintah dan wewenang kepala desa.
Team
Sumber : Fadli Achmad.