FWJI DPD Jawa Timur Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Pers Dan Profesionalisme Wartawan

FWJI DPD Jawa Timur Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Pers dan Profesionalisme Wartawan

MOJOKERTO || RBN.CO.ID – Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) DPD Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah profesi jurnalistik sebagai profesi yang independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.


Ketua FWJI DPD Jawa Timur, Simon Bunadi, menyatakan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan industri media, tantangan utama insan pers bukan hanya menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga menjaga integritas, independensi, serta keberanian mengungkap fakta.


Menurutnya, seorang jurnalis sejati tidak bertugas mengkhotbahkan kebenaran, melainkan menemukan kebenaran melalui proses jurnalistik yang menjunjung tinggi verifikasi, akurasi, keberimbangan, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.


"Menjadi penulis bukan mengkhotbahkan kebenaran, melainkan menemukan kebenaran. Kebenaran lahir dari proses jurnalistik yang objektif dan bertanggung jawab," ujar Simon.


FWJI DPD Jawa Timur menilai salah satu tantangan serius dunia pers saat ini adalah menguatnya budaya pencitra'an yang lebih mengedepankan kemasan dibanding substansi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengaburkan fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi apabila kepentingan tertentu lebih diutamakan daripada kepentingan publik.


Organisasi ini menegaskan bahwa kemitraan antara perusaha'an pers dengan pemerintah maupun dunia usaha merupakan hal yang wajar. Namun, hubungan tersebut tidak boleh mengurangi independensi redaksi maupun keberanian wartawan dalam mengungkap fakta yang memiliki nilai kepentingan publik.


FWJI juga mengingatkan bahwa pers bukanlah corong kekuasa'an ataupun alat pembentuk pencitraan. Pers memiliki fungsi menyampaikan fakta, menjalankan kontrol sosial, mengawasi jalannya pemerintahan, serta menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.


Untuk itu, FWJI DPD Jawa Timur mengajak seluruh wartawan terus meningkatkan kompetensi, integritas, profesionalisme, serta menjaga idealisme agar tidak tergerus perkembangan teknologi maupun kepentingan pragmatis.


1. Menegaskan komitmen menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas insan pers sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

2. Mengajak seluruh wartawan mengedepankan verifikasi, keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik dalam setiap karya jurnalistik.

3. Menolak segala bentuk intervensi, tekanan, maupun praktik yang berpotensi mengurangi independensi pers.

4. Mendorong perusahaan pers menjalin kemitraan secara profesional tanpa mengorbankan fungsi kontrol sosial dan kebebasan redaksi.

5. Menegaskan bahwa kepercaya'an masyarakat merupakan asset terbesar media yang hanya dapat dijaga melalui pemberita'an yang jujur, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

6. Mengajak seluruh insan pers menjadikan kritik yang konstruktif sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi, bukan sebagai ancaman terhadap hubungan kemitraan.


FWJI DPD Jawa Timur berharap seluruh insan pers tetap menjaga idealisme profesi serta berani menyampaikan fakta demi kepentingan bangsa dan masyarakat.


Dalam pernyataannya, Simon Bunadi menegaskan tiga pesan utama yang menjadi semangat FWJI DPD Jawa Timur, yakni: "Menjadi Penulis Bukan Mengkhotbahkan Kebenaran, Melainkan Menemukan Kebenaran", "Kemitra'an boleh dijalin, tetapi idealisme wartawan tidak boleh diperjualbelikan", dan "Pers yang kuat bukanlah pers yang pandai membangun citra, melainkan pers yang berani menyampaikan fakta."***



Pewarta : Iin S / M Sadam

Editor      : Dewi Sari

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13