Kabar Duka: Ibunda Anggota DPR RI Shanty Alda Natalia Berpulang, Keluarga Mohon Do'a
Jakarta || Rbn.co.id – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Anggota DPR RI, Shanty Alda Natalia. Ibunda tercinta, Prof. (H.C.) Dr. Min. Albertina Nomay Baramuli Kaunang, S.H., M.H., M.B.A., M.Si., M.Th., Ph.D., meninggal dunia pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 20.44 WIB.
Almarhumah merupakan istri dari almarhum Dr. Arnold Achmad Baramuli, S.H., tokoh nasional, pendiri Poleko Group, serta mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA).
Semasa hidupnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara. Beliau merupakan salah satu Veteran Pejuang Kemerdeka'an Republik Indonesia serta penerima tanda kehormatan Bintang Gerilya, penghargaan yang diberikan negara kepada pejuang yang berjasa dalam mempertahankan kemerdeka'an melalui perjuangan gerilya.
Dalam keterangan resminya, Shanty Alda Natalia bersama keluarga besar menyampaikan permohonan do'a kepada seluruh kerabat, sahabat, kolega, dan masyarakat agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Dengan segala kerendahan hati, kami memohon do'a agar almarhumah diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan. Mohon dimaafkan apabila semasa hidup beliau pernah memiliki kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak," demikian pernyata'an keluarga.
Keluarga juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, dukungan, dan do'a yang mengalir dari berbagai pihak sejak kabar duka tersebut disampaikan.
"Atas do'a, perhatian, dan keikhlasan Bapak/Ibu/Saudara/i, kami ucapkan terima kasih. Semoga Tuhan membalas segala kebaikan dan senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua," tutup pernyata'an keluarga.
Kepergian Prof. (H.C.) Dr. Min. Albertina Nomay Baramuli Kaunang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh pihak yang mengenal dedikasi serta pengabdiannya kepada bangsa. Semoga almarhumah memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
(Supriadi Oleng)