Prof Dr KH Sutan Nasomal Minta Presiden Perintahkan Jajaran Atasi Anak Putus Sekolah Akibat Lesunya Ekonomi

Prof Dr KH Sutan Nasomal Minta Presiden Perintahkan Jajaran Atasi Anak Putus Sekolah Akibat Lesunya Ekonomi

DKJ ||RBN.CO.ID- Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH, mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera menginstruksikan jajarannya mengambil langkah cepat menangani meningkatnya jumlah anak putus sekolah akibat melemahnya kondisi ekonomi masyarakat.


Menurut Prof Sutan, beban ekonomi yang semakin berat membuat banyak orang tua kehilangan kemampuan membiayai pendidikan anak. Di beberapa daerah, pemerintah kota dan kabupaten bahkan terpaksa menyiapkan anggaran khusus untuk program tebus ijazah setiap tahun bagi siswa yang terkendala administrasi karena masalah keuangan.


 “Perekonomian rakyat semakin sulit. Banyak orang tua pendapatannya menurun, mereka punya utang untuk bertahan hidup. Ini berdampak langsung pada pendidikan anak,” ujar Prof Sutan di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, saat menjawab pertanyaan pimpinan redaksi media cetak dan online.


40% Rumah Tangga Terdampak Hutang, Banyak Berujung Perceraian


Prof Sutan mengungkapkan bahwa lesunya ekonomi berkepanjangan telah menyebabkan sekitar 40% rumah tangga memiliki beban hutang, dan sebagian di antaranya berakhir pada perceraian karena tekanan finansial yang tak tertanggungkan. Dalam situasi seperti ini, pendidikan anak menjadi korban utama.


Ia menilai sulitnya lapangan pekerjaan, tingginya biaya hidup, dan lemahnya inovasi pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat adalah faktor penyebab meningkatnya angka anak putus sekolah.


Fakta di sejumlah daerah menunjukkan banyak anak terpaksa berhenti sekolah demi membantu orang tua mencari penghasilan. Mereka bekerja serabutan di jalanan hanya untuk mendapatkan sedikit uang.


“Anak-anak ini berjuang demi sepiring nasi. Ini bukan pilihan, tapi keterpaksaan,” tegasnya.


Ia mengingatkan agar kepala daerah tidak menghabiskan energi pada acara seremonial, sementara persoalan mendasar seperti pendidikan justru terbengkalai.


Prof Sutan menegaskan perlunya intervensi langsung pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan ekonomi yang tepat dapat mengembalikan harapan rakyat serta menekan angka anak putus sekolah.


“Jika jutaan anak putus sekolah karena kepala daerah tak mampu bekerja dengan baik, untuk apa dipertahankan,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa seluruh pejabat publik harus mengingat bahwa mereka digaji dari uang rakyat sehingga wajib bekerja serius, bukan menjadikan persoalan anak putus sekolah sebagai sekadar proyek.


Editor : Dewi Sari


Narasumber:

Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH

Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.


A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13