Raker PPPK-RI Bela Negara 2025–2026 Di Cilegon, Teguhkan Strategi Kebangsaan Dan Peran Sosial Organisasi
BANTEN ||Radarberitanasional.co.id
Perjuangan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPPK-RI) Satuan Bela Negara Mada II Kota Cilegon menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025–2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan organisasi sekaligus meneguhkan komitmen bela negara di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Sabtu (10/01/2026).
Raker yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota PPPK-RI Satuan Bela Negara dari seluruh Marcab di Kota Cilegon. Kegiatan mengusung tema “Optimalisasi Peran PPPK-RI Bela Negara dalam Menjaga Nilai Perjuangan dan Pembinaan Bela Negara.”
Ketua PPPK-RI Bela Negara Kota Cilegon, H. Suwarni, menegaskan bahwa Raker bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan program yang lebih berdampak bagi masyarakat.
“Raker ini menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana program kerja tahun 2025 berjalan efektif serta memastikan arah kebijakan ke depan tetap berlandaskan nilai-nilai perjuangan dan bela negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi internal menunjukkan masih perlunya penguatan peran aktif anggota, khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, edukasi kebangsaan, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya.
“Bela negara di era saat ini tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga mencakup penguatan persatuan, moral kebangsaan, dan ketahanan sosial. Oleh karena itu, pembinaan generasi muda dan kolaborasi lintas sektor menjadi fokus utama kami ke depan,” tegas Suwarni.
Dalam forum tersebut, Suwarni juga menyampaikan apresiasi kepada PPPK-RI Satuan Bela Negara Marcab Pulo Merak atas terselenggaranya Grand Opening Pelatihan dan Profesi bagi warga Kecamatan Pulo Merak.
“Kegiatan pelatihan sertifikasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi PPPK-RI dalam peningkatan kualitas SDM lokal. Kami berharap langkah Marcab Pulo Merak dapat menjadi role model bagi Marcab lainnya di Kota Cilegon,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris PPPK-RI Bela Negara Mada II Kota Cilegon, Aris Munandar, menyampaikan bahwa Raker 2025–2026 juga menjadi ruang pembahasan berbagai isu aktual yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan bencana banjir yang sempat melanda Kota Cilegon.
“Selain membahas program kerja, Raker ini juga menyoroti persoalan banjir dan sejumlah permasalahan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian bersama,” kata Aris.
Ia menjelaskan, PPPK-RI berkomitmen membuka ruang diskusi antar-Marcab guna menghimpun aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
“Kami berencana mengajukan permohonan audiensi kepada Wali Kota Cilegon agar dapat berdiskusi langsung terkait penanganan banjir, sehingga solusi yang diambil benar-benar konkret dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aris menegaskan bahwa PPPK-RI Bela Negara mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Cilegon dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.
“Kami mendukung langkah Wali Kota Cilegon, Robinsar, khususnya dalam mengevaluasi aktivitas pertambangan di wilayah Cilegon yang diduga berkontribusi terhadap persoalan lingkungan,” pungkasnya.
Pewarta : Dewi Sari/Tim