Panglima TNI Tekankan Integritas Dalam Sidang Akhir Seleksi Taruna Akademi TNI 2026
Jakarta, RBN.CO.ID – Panglima TNI, , memimpin Sidang Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Sidang ini menjadi tahap penentuan bagi para calon taruna yang akan mengikuti pendidikan pembentukan perwira TNI.
Seluruh peserta yang mengikuti sidang akhir tersebut telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi, hingga kemampuan akademik. Dari proses itu, TNI berupaya menyaring putra-putri terbaik bangsa yang dinilai layak menjadi calon pemimpin di lingkungan TNI pada masa mendatang.
Dalam arahannya, Panglima TNI menegaskan bahwa perubahan situasi global serta pesatnya perkembangan teknologi pertahanan menuntut hadirnya perwira TNI yang adaptif, profesional, dan mampu menghadapi tantangan peperangan modern.
Menurutnya, calon perwira tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik dan akademik yang baik, tetapi juga harus berintegritas, berkarakter kuat, memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta mampu bekerja dalam lingkungan operasi multi-domain.
Panglima TNI juga mengingatkan seluruh panitia seleksi agar menjaga objektivitas, profesionalisme, dan integritas selama proses penilaian berlangsung. Ia menekankan bahwa hasil Sidang Pantukhir Pusat akan menentukan kualitas sumber daya manusia TNI di masa depan.
Rekrutmen Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, dan akuntabel. Melalui mekanisme tersebut, setiap putra-putri Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan kemampuan dan prestasi, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi perwira TNI yang unggul, berkarakter, dan siap mengabdi bagi bangsa dan negara.
(Sophia T)